Tapanuli Tengah

Jenderal Maruli Tinjau Jembatan Aramco Penghubung Tiga Desa di Kecamatan Tukka, Tapteng

584
×

Jenderal Maruli Tinjau Jembatan Aramco Penghubung Tiga Desa di Kecamatan Tukka, Tapteng

Sebarkan artikel ini

WARTATERKINI.ID | TAPTENG – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama rombongan, didampingi Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, meninjau pembangunan jembatan Aramco yang menghubungkan desa-desa terisolir di Kecamatan Tukka. Peninjauan dilakukan di Desa Sigiring-giring, Jumat (9/1/2026) siang.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, sebelumnya terdapat tiga desa yang terisolir akibat rusaknya akses penghubung, yakni Desa Sigiring-giring dengan 110 kepala keluarga (KK), Desa S. Kalangan II sebanyak 206 KK, serta Desa Tapian Nauli Saur Manggita dengan 92 KK.

Pembangunan jembatan Aramco tersebut terus dikebut oleh personel TNI Angkatan Darat sejak pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Tengah. Hingga saat ini, proses pengerjaan masih terus dilakukan secara bertahap demi memulihkan akses masyarakat.

Dalam wawancara, Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan jembatan yang belum rampung. Ia menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan amanat langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto.

“Presiden menekankan agar seluruh jembatan di Indonesia harus beres. Bukan hanya jembatan, rumah-rumah masyarakat juga harus kita selesaikan bersama. Berdasarkan data pemerintah daerah di Sumatera Utara ada sekitar 200-an jembatan, dan saya yakin jumlahnya bisa lebih,” ujarnya.

Jenderal Maruli juga menekankan bahwa Sumatera Utara harus menjadi provinsi percontohan yang bebas dari jembatan putus. Selain itu, ketersediaan air bersih di sekolah-sekolah juga harus menjadi prioritas.

“Perencanaan harus benar-benar matang. Ini menjadi peluang bagi kita untuk membuat perencanaan yang baik. Selama ini sering terjadi, dana sudah tersedia namun perencanaannya kurang matang sehingga hasilnya tidak maksimal,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *