WARTATERKINI.ID | TAPTENG – setelah vakum selama tujuh tahun sejak 2018, kepengurusan Karang Taruna kembali diaktifkan dengan penghunjukan ketua karateker kepada Irsan Sinaga pertanggal 21 Mei 2025.
Dengan penunjukan itu bertujuan untuk melakukan pembentukan kepengurusan tingkat Kabupaten hingga Kecamatan. Serta melaksanakan temu karya Karang Taruna.
“Setelah pembentukan karateker di tingkat Kabupaten ini seterusnya kami langsung membuat surat pengantar kepada Dinas Sosial untuk berkoordinasi dalam pembentukan karang taruna di Kabupaten Tapanuli Tengah,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (3/5/2025).
“Setelah koordinasi kepada pihak Dinas Sosial dan hari ini kita langsung ataupun menggelar Temu Karya dengan merujuk surat yang diamanahkan melalui keputusan Provinsi Sumatera Utara,” jelasnya.
Dikatakannya, pada kegiatan temu karya Karang Taruna yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Pandan, dan dihadiri ke 20 pengurus tingkat Kecamatan.
Kali ini, Temu Karya dengan thema ‘Gali Potensi Pemuda Tapanuli Tengah Demi Mewujudkan Generasi Cerdas, Tapteng Naik Kelas, tersebut terpilih secara aklamasi Daniel Ferdinan Lumbantobing sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Tapanuli Tengah periode 2025 – 2030.
“Hari ini kepengurusan baru karang taruna akan terbentuk dan program yang selama ini tidak tahu titik terangnya, hari ini akan kita benahi bersama untuk kedepannya,” sebut Daniel pada sambutannya.
Dirinya juga menegaskan, Karang taruna sekarang sudah bukan eranya melakukan perdebatan siapa yang lama, siapa yang baru.
Sebab Karang Taruna merupakan wadah ataupun organisasi yang menjadi contoh bagi seluruh pemuda dan organisasi yang sifatnya mendukung program Pemerintah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah.
“Kita berharap seharusnya kekompakan dan kesolidan kita hari ini harus kita pertahankan sampai akhir periode. Soal siapa dia dan siapa mereka bukan lagi soal keaktifan anggotanya, karena Karang Taruna itu sifatnya harus dan menjadi suatu kewajiban. Karena siapa pun nanti yang akan menjadi ketuanya kalau kita semua disini tidak memiliki inisiatif, organisasi ini akan percuma,” tegasnya.
“Dan saatnya pemuda Tapanuli Tengah melalui Karang Taruna Kabupaten Tapanuli Tengah naik kelas, mampu menjadi kontrol sosial, membentuk UMKM untuk bekerjasama dengan masyarakat serta pemerintah di Kabupaten, Kecamatan dan Kelurahan/Desa,” timpal Daniel.
Penulis: Benny
Editor: Ril












