Tapanuli Tengah

KASAD Resmikan Jembatan Modular Tipe 21 di Lubuk Ampolu Tapteng

720
×

KASAD Resmikan Jembatan Modular Tipe 21 di Lubuk Ampolu Tapteng

Sebarkan artikel ini
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Maruli Simanjuntak meresmikan Jembatan Modular Tipe 21 di Desa Lubuk Ampolu didampingi Bupati Masinton Pasaribu. (Foto: Benny setiawan)

Tapanuli Tengah Wartaterkini.id – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Maruli Simanjuntak meresmikan Jembatan Modular Tipe 21 di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (8/6/2026) siang.

Dalam kunjungan tersebut, KASAD didampingi istrinya Uli Simanjuntak dan Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Hendy Antariksa beserta rombongan.

Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, kedatangannya ke Lubuk Ampolu untuk memastikan pembangunan jembatan pascabencana berjalan dengan baik dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

“Apalagi sekarang ada instruksi dari Presiden RI bahwa seluruh jembatan armco atau jembatan gantung di seluruh Indonesia supaya dibangun oleh Angkatan Darat,” ujar Maruli.

Ia menilai pembangunan jembatan yang dikerjakan TNI dengan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah telah berjalan baik. Meski demikian, proses pembangunan memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam pengadaan material.

“Besi panel yang didatangkan dari wilayah Belawan tentunya tidak mudah. Itu memerlukan waktu yang cukup lama,” katanya.

Keunggulan Jembatan Modular Tipe 21

Maruli menjelaskan, idealnya jembatan dibangun secara permanen. Namun, pembangunan jembatan permanen membutuhkan anggaran besar serta perencanaan dan waktu yang lebih panjang.

“Jembatan ini berkapasitas hingga 20 ton. Nantinya jika sudah tersedia anggaran, jembatan ini bisa diubah menjadi permanen,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting sebagai akses penghubung warga agar tidak perlu memutar jauh dari desa menuju pusat kota.

“Harapan saya setelah adanya jembatan ini, perekonomian warga bisa kembali lancar, anak-anak bisa sekolah dengan lebih mudah, dan komunikasi antar desa menjadi lebih baik,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *