Tapanuli Tengah

Cekcok di Lapo Tuak Berujung Maut, Seorang Pria di Kolang Tewas

447
×

Cekcok di Lapo Tuak Berujung Maut, Seorang Pria di Kolang Tewas

Sebarkan artikel ini

WARTATERKINI.ID | TAPANULI TENGAH – Cekcok saat minum di warung tuak, terletak di Dusun III Desa Hudopa Nauli, Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah duel tersebut berakhir tragis, EM (36) akhirnya tewas, pada Senin (23/2/26) malam.

Kapolsek Kolang, AKP I.E. Simatupang membenarkan peristiwa tersebut. Pelaku yang berinisial DH (40) kini telah diamankan oleh pihak kepolisian setelah sempat menyerahkan diri kepada perangkat desa.

Berdasarkan keterangan saksi dan laporan kepolisian, peristiwa berdarah ini bermula sekira pukul 20.30 WIB. Saat itu, pelaku DH sedang berada di warung tuak milik warga setempat. Di dalam kedai tersebut, DH terlibat cekcok mulut dengan pengunjung lain.

Korban EM, yang juga berada di lokasi, mencoba melerai pertengkaran tersebut. Korban kemudian merangkul dan membawa pelaku keluar dari warung menuju arah rumah pelaku dengan maksud menenangkan situasi. Namun, setibanya di area rumah, situasi justru memanas hingga terjadi kontak fisik yang tidak terhindarkan.

Perkelahian antara keduanya mengakibatkan korban EM mengalami luka parah. Pelaku diduga menggunakan benda tumpul berupa kayu sepanjang 80 cm dan batu sungai yang ditemukan di halaman rumah untuk memukul korban. Akibat luka serius pada bagian kepala dan wajah, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Personel kami bersama Tim Inafis Polres Tapteng telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa kayu, batu sungai, serta pakaian korban,” ujar AKP I.E. Simatupang.

Usai kejadian, pelaku DH yang juga mengalami luka robek di bagian pipi kanan akibat perkelahian tersebut, langsung mendatangi rumah Kepala Dusun untuk melaporkan kejadian dan menyerahkan diri. Oleh perangkat desa, pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Kolang sebelum akhirnya dibawa ke Sat Reskrim Polres Tapteng.

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait proses hukum yang berjalan. Atas permintaan keluarga, jenazah korban kini dibawa ke RSUD Pandan untuk menjalani autopsi guna memperkuat bukti-bukti penyidikan.

“Kasus ini sekarang ditangani secara intensif oleh penyidik Sat Reskrim Polres Tapteng. Kami memastikan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku,” timpal Kapolsek Kolang.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *