WARTATERKINI.ID | TAPANULI TENGAH – Pemulihan sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam masa transisi pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Melalui program bakti sosial, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyalurkan ratusan paket perlengkapan sekolah kepada siswa terdampak di wilayah hukum Polsek Pandan dan Polsek Barus, Minggu (15/2).
Di Kecamatan Tukka, SMP Negeri 1 Tukka menerima sebanyak 462 paket yang terdiri dari tas sekolah, perlengkapan alat tulis, serta seragam pramuka. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar yang sempat terganggu akibat bencana pada 25 November 2025 lalu.
Sementara itu, di Kecamatan Barus, bantuan serupa juga disalurkan kepada dua sekolah dasar. SDN 155704 Ujung Batu menerima 48 tas sekolah, 48 paket buku dan alat tulis, serta 22 stel seragam merah putih pria dan 26 stel seragam wanita.
Sedangkan SDN 153028 Padang Masiang 1 memperoleh 97 tas sekolah, 97 paket buku dan alat tulis, 48 stel seragam pria, dan 49 stel seragam wanita.
Kapolres Tapanuli Tengah Muhammad Alan Haikel mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin memastikan mereka tetap semangat belajar meskipun sempat terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memulihkan motivasi belajar para siswa,” ujar Alan Haikel.
Ia menambahkan, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam masa pemulihan karena berkaitan langsung dengan masa depan daerah. “Kami berharap proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan anak-anak bisa menatap masa depan dengan optimistis,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat setempat yang berharap perhatian terhadap dunia pendidikan terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih sepenuhnya.(red)












