Tapanuli Tengah

Bupati Tapteng Tinjau Hulu Sumber Air di Desa Sipan, Targetkan Air Bersih Pulih Tiga Hari

613
×

Bupati Tapteng Tinjau Hulu Sumber Air di Desa Sipan, Targetkan Air Bersih Pulih Tiga Hari

Sebarkan artikel ini

WARTATERKINI.ID | TAPANULI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan peninjauan langsung ke hulu sumber air bersih yang berada di Desa Sipan, Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah guna memastikan percepatan pemulihan layanan air bersih pascabencana.

Dalam peninjauan, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bersama jajaran terkait meninjau kondisi saluran dasar dari hulu air serta pipa-pipa distribusi yang selama ini menjadi sumber pasokan air bersih bagi wilayah Kota Pandan dan sekitarnya.

Bupati menjelaskan, permasalahan utama terganggunya suplai air bersih disebabkan belum berfungsinya sistem penyaringan air secara optimal. Sedimen lumpur dan potongan material masih masuk ke dalam pipa karena ukuran saringan yang terlalu kecil, sehingga air dari sumber langsung mengalir tanpa proses penyaringan yang memadai.

“Akibatnya, beberapa hari terakhir suplai air di wilayah Pandan terdampak karena pipa-pipa mengalami penyumbatan sedimen. Saat ini sedang dilakukan pembersihan dan perbaikan,” ucapnya, Minggu (25/1/26) sore.

Bupati menyampaikan, berdasarkan laporan dari Perumda PDAM Mual Nauli, perbaikan darurat ditargetkan selesai dalam waktu dua hari. Pada hari ketiga, aliran air akan dibuka secara bertahap.

“Target kita dua sampai tiga hari air sudah bisa kembali normal. Kalau bisa lebih cepat, tentu lebih baik,” tegasnya.

Selama masa perbaikan, Pemkab Tapteng akan melakukan pendistribusian air bersih ke pemukiman warga melalui mobil tangki, terutama untuk daerah yang sangat membutuhkan.

Beberapa titik pemukiman akan menjadi prioritas pendropan air. Bupati Tapteng juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan air bersih, mengingat kerusakan pipa dan sistem pengolahan air merupakan dampak langsung dari bencana alam yang terjadi.

“Ini sedang kita tangani secara darurat. Ke depan, kita akan melakukan perbaikan menyeluruh di seluruh jaringan saluran air agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Saat ini, sebagian wilayah Kota Pandan sudah mulai menerima aliran air secara bertahap. Beberapa titik bahkan telah kembali mengalir 100 persen, termasuk area kolang penampungan yang sudah berfungsi normal.

Setelah penanganan darurat selesai, Pemkab Tapteng akan melanjutkan ke tahap normalisasi, termasuk perbaikan reservoir, pembenahan sistem penyaringan di dua titik utama, serta pengerukan material sedimen menggunakan alat berat yang akan segera didatangkan ke lokasi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *