Tapanuli Tengah

Seruan Damai Tokoh Adat Dogiyai, Masyarakat Diminta Jaga Kamtibmas

475
×

Seruan Damai Tokoh Adat Dogiyai, Masyarakat Diminta Jaga Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

WARTATERKINI.ID | DOGIYAI – Tokoh Adat Kabupaten Dogiyai, Isak Tebai, mengimbau seluruh masyarakat agar menghentikan segala bentuk aksi kriminal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menegaskan pentingnya menjaga situasi damai yang selama ini terpelihara di Kabupaten Dogiyai.

Imbauan tersebut disampaikan Isak Tebai pada Jumat (23/1/2026), menyikapi beredarnya isu tentang adanya kelompok-kelompok tidak bertanggung jawab yang berupaya menghasut masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk terlibat dalam aksi kriminal. Ia secara tegas mengecam tindakan provokatif tersebut dan menolak kehadiran pihak-pihak yang mencoba menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

“Saya selaku Tokoh Adat Kabupaten Dogiyai mengecam keras apabila ada kelompok-kelompok tidak bertanggung jawab, termasuk TPN-OPM, yang mencoba menghasut masyarakat atau pemuda untuk melakukan aksi kriminal,” tegas Isak Tebai.

Menurutnya, upaya provokasi tersebut bertentangan dengan nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Dogiyai yang menjunjung tinggi perdamaian, persaudaraan, dan kebersamaan. Ia pun meminta agar kelompok-kelompok tersebut tidak melakukan aktivitas apa pun yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat di wilayah Kabupaten Dogiyai.

“Saya minta dengan tegas agar kelompok-kelompok tersebut tidak menunjukkan aksinya di Kabupaten Dogiyai, apalagi menghasut masyarakat. Tanah ini adalah tanah damai dan kami tidak ingin dirusak oleh kepentingan tertentu,” ujarnya.

Isak Tebai menambahkan, Kabupaten Dogiyai selama ini dikenal sebagai daerah yang aman dan kondusif. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda, agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi keberlangsungan kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

“Mari kita jaga Dogiyai tetap aman dan damai. Jangan mudah terprovokasi, karena pada akhirnya masyarakat kita sendiri yang akan dirugikan,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *