Tapanuli Tengah

PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin Salurkan Faba Pemulihan Pascabencana Tapteng-Sibolga

537
×

PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin Salurkan Faba Pemulihan Pascabencana Tapteng-Sibolga

Sebarkan artikel ini

Wartaterkini.id, Tapanuli Tengah – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin memberi peluang seluas-luasnya kepada Pemkab Tapteng dan Pemko Sibolga untuk memanfaatkan limbah fly ash dan bottom ash (Faba).

Peluang tersebut sebagaimana tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan kedua daerah.

Manager UBP Labuhan Angin, Hendri Aman Purba menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, sekaligus pemulihan pascabencana.

PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin bersama Pemkab Tapteng dan Pemko Sibolga komit untuk terus memperkuat kolaborasi mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Hendri Aman Purba menjelaskan, penandatanganan MoU dengan Pemkab Tapteng berlangsung di Kantor Bupati Tapteng pada Rabu sore (7/1/2026).

Dia mengatakan, Faba yang dihasilkan dari operasional PLTU Labuhan Angin memiliki potensi besar mendukung pengembangan infrastruktur daerah.

Khususnya pascabencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.

Diharapkan, dengan kerja sama ini pemanfaatan Faba sesuai ketentuan, aman bagi lingkungan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rencananya, Faba akan dimanfaatkan sebagai bahan baku konstruksi pengganti sebagian semen, pembuatan batako, paving block, dan beragam produk konstruksi lainnya.

Selain itu, Faba juga dapat dimanfaatkan sebagai lapisan dasar (subbase) pada pembangunan dan perbaikan jalan.

Paving block berbahan Faba juga dapat digunakan untuk normalisasi dan rehabilitasi bangunan fasilitas umum.

“Seperti sekolah, rumah ibadah, dan sarana publik lainnya, sehingga mendukung percepatan pemulihan infrastruktur daerah,” katanya.

Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Melalui pemanfaatan FABA ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, sekaligus mendukung pemulihan infrastruktur pascabencana,” ujarnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *