Tapanuli Tengah

Untuk Masa Depan Berkelanjutan, Ini Upaya yang Dilakukan Agincourt Resources

324
×

Untuk Masa Depan Berkelanjutan, Ini Upaya yang Dilakukan Agincourt Resources

Sebarkan artikel ini

WARTATERKINI.ID | TAPTENG – PT Agincourt Resources terus mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan. Dalam operasionalnya, pengelola Tambang Emas Martabe ini menerapkan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kebijakan ini menjadi sebuah keharusan demi menjaga bumi dan untuk masa depan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Superintendent Environmental Site Support Agincourt Resources, Syaiful Anwar, dalam acara talkshow dan iftar bersama wartawan, di Matahari Mangga Dua, Pandan, Tapteng, Selasa (4/3/2025).

“Konsep penambangan yang kita lakukan adalah dengan memperhatikan faktor keselamatan, keberlanjutan, dan etika pengelolaan lingkungan,” kata Syaiful.

Syaiful menegaskan, dalam mengelola area tambang, PTAR menerapkan prosedur yang sangat ketat. Penambangan dilakukan tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dengan prinsip ini, Agincourt Resources, dapat tetap pada jalur pembangunan ekonomi tanpa merusak masa depan generasi berikut.

Dari paparan Syaiful, banyak hal yang sudah dilakukan perusahaan pertambangan bawah tanah ini, termasuk mengembalikan fungsi ekosistem dengan menanam kembali tanaman asli dan memperbaiki habitat satwa liar. Bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), PTAR melakukan upaya perlindungan dan konservasi di
Tapanuli Selatan, termasuk membantu penyelamatan burung yang dilindungi seperti red lories (eos bornea), burung berparuh besar (buceros sp), dan elang (nisaetus cirrhatus).

“Bersama kelompok tani Hutan Mandiri Lestari dan KLHK kita juga merehabilitasi lahan mangrove di Tapanuli Tengah seluas 29 hektare. Selanjutnya pelestarian dan konservasi penyu di Pantai Muara Opu, Tapsel, bekerja sama dengan Pantai Barat Camp Six,” ungkap Syaiful.

Masih kata Syaiful, dalam upaya melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati, pihaknya melakukan rehabilitasi dan reklamasi area bekas lahan tambang. Sepanjang tahun 2024, sebanyak 21.095 seed ball diproduksi dan 29.183 benih pohon ditanam dan ditebar di area reklamasi, area konservasi Aek Pahu, area konservasi TMF East, dan area konservasi koridor fauna.

“Progress reklamasi pada tahun 2024 mencapai 11,96 hektar, sesuai dengan rencana reklamasi yang diserahkan kepada Kementerian ESDM. Bersama para ahli bidang keanekaragaman hayati dan para pemangku kepentingan, diputuskan untuk menetapkan area bekas TMF East tersebut dengan luas sekitar 100 hektare menjadi kawasan konservasi,” timpal Syaiful.

Inisiatif keanekaragaman hayati lain yang dilakukan, sambung Syaiful, melakukan site orangutan survey dan percobaan survei menggunakan drone, melakukan kajian pembangunan research station, melakukan kajian terkait biodiversity offset tahap kedua, melakukan kajian, membangun dan instalasi arboreal bridge, implementasi hasil studi mikoriza dalam kegiatan rehabilitasi, serta meningkatkan kapasitas produksi pembibitan/nursery.

“PTAR bermitra dan berkolaborasi dengan sejumlah universitas terkemuka di bidang pendidikan, sains, penelitian, dan konservasi. Hal ini sangat penting dilakukan untuk memajukan pemahaman kami tentang konservasi keanekaragaman hayati,” sebutnya.

Yang tak kalah penting, Agincourt Resources membentuk Tim Terpadu untuk memantau kualitas air sisa proses yang mengalir ke Sungai Batang Toru. Tim ini terdiri dari pemerintah kabupaten dan masyarakat desa lingkar tambang.

“Sejak 2013 pemantauan dilakukan. Alhamdulillah, kualitas air konstan di bawah ambang baku mutu yang ditetapkan pemerintah,” tutupnya.

Penulis: Benny
Editor: Zat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *