Tapanuli Tengah

Tanggul Jebol, Bupati Tapteng Cek Kondisi Lokasi dan Masyarakat Tukka

447
×

Tanggul Jebol, Bupati Tapteng Cek Kondisi Lokasi dan Masyarakat Tukka

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Tengah, Wartaterkini.id) – Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bersama Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi, meninjau kondisi jebolnya tanggul di Kel. Hutanabolon, Kec. Tukka, Tapteng, Jumat (11/9/26).

Bupati juga mendengarkan keluhan masyarakat, serta memastikan langkah-langkah penanganan darurat hingga permanen berjalan optimal untuk meminimalkan risiko banjir susulan.

Dikatakan Bupati Masinton, setelah diguyur hujan deras dengan debit air yang sangat tinggi. Tanggul jebol sampai ke pemukiman warga.

“Yang terjadi malam tadi adalah jebolnya tanggul akibat debit air yang sangat tinggi. Kita turun langsung melihat kondisi dan memastikan masyarakat terlindungi,” kata Masinton.

Sebagai langkah respons cepat, penanganan darurat saat ini difokuskan pada pemasangan karung jumbo (jumbo bag) sebagai penahan sementara di sejumlah titik rawan.

Langkah taktis ini dilakukan sembari mempersiapkan penanganan permanen yang meliputi pembangunan sabodam dan dinding penahan (retaining wall).

Pekerjaan di lapangan turut melibatkan PT Wijaya Karya (WIKA) bersama unsur terkait lainnya.

Meskipun beberapa titik telah berhasil diperbaiki, kondisi cuaca sering hujan menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengerjaan di sejumlah lokasi.

Bupati Masinton katakan persoalan banjir di wilayah ini tidak terlepas dari faktor kondisi sabodam yang belum sepenuhnya rampung serta tingginya debit air akibat cuaca ekstrem.

Sambung Bupati dirinya juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil batu dari bagian tanggul atau tebing yang berfungsi sebagai struktur penahan.

“Masyarakat kita imbau jangan mengambil batu dari tanggul atau tebing yang berfungsi menahan pasir dan aliran air. Ini menyangkut keselamatan kita bersama,” tegasnya.

Menurutnya, pengambilan material dari struktur penahan dapat melemahkan kekuatan tanggul dan memperbesar risiko kerusakan saat debit air sungai kembali meningkat.

Selain meninjau fisik tanggul, Bupati juga mendengarkan secara langsung aspirasi dan keluhan warga Hutanabolon yang kerap terdampak banjir.

Masalah sedimentasi yang terbawa aliran air turut menjadi catatan penting yang membutuhkan penanganan komprehensif dan berkelanjutan.

Pemkab Tapanuli Tengah, lanjut Bupati, terus berkomitmen melakukan mitigasi maksimal demi melindungi keselamatan warga.

“Kita terus menjaga masyarakat agar jangan sampai terkena banjir. Kasihan masyarakat yang terus mengalami kondisi seperti ini. Mudah-mudahan masyarakat tetap kuat dan kita bersama-sama menghadapi kondisi ini,” ungkapnya.

Bupati Tapanuli Tengah menekankan bahwa penanganan banjir di wilayah ini memerlukan sinergi dan koordinasi lintas sektor yang kuat, mulai dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, Kementerian Pekerjaan Umum, balai teknis terkait, hingga pihak kontraktor dan operator pelaksana di lapangan.

Dorongan percepatan penanganan terus diintensifkan melalui komunikasi aktif dengan pemerintah pusat dan provinsi agar proyek pengendalian banjir dapat segera tuntas.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *