Tapanuli Tengah, Wartaterkini.id – Menindaklanjuti Surat Edaran Kemenkes RI kesiapsiagaan dan perlindungan kesehatan masyarakat terhadap erupsi dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tapteng dan jajaran Puskesmas se-Tapanuli Tengah bagikan masker ke masyarakat.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi risiko penurunan kualitas udara serta meminimalisasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan warga, seperti gangguan saluran pernapasan (ISPA), iritasi mata, dan masalah kulit.
Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, menyampaikan pembagian masker ini merupakan aksi nyata pencegahan dini untuk melindungi kesehatan masyarakat.
“Sebagai bentuk komitmen dan respon cepat terhadap surat edaran Kemenkes, kami telah menginstruksikan seluruh Kepala Puskesmas di Tapanuli Tengah untuk membagikan masker secara gratis kepada warga serta turun memberikan edukasi langsung mengenai perlindungan diri dari dampak abu vulkanik,” ujar Lisnawati.
Sambung Lisna, selain pembagian masker secara masif di tempat-tempat umum dan titik keramaian, Dinkes Tapteng juga menyiagakan seluruh pos pelayanan kesehatan dengan langkah strategis, yakni.
Kesiapsiagaan logistik dan pelayanan, memastikan ketersediaan masker, tabung oksigen, serta obat-obatan esensial untuk mengatasi gangguan pernapasan dan iritasi mata.
Kemudian, edukasi Risiko Kesehatan, mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa beraktivitas di luar, masyarakat diminta menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik, memakai kacamata pelindung, serta pakaian lengan panjang.
Ada lagi, melakukan perlindungan kelompok rentan, melakukan pemantauan aktif terhadap kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti asma dan PPOK.
Lisnawati Panjaitan juga mengingatkan masyarakat agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami masalah kesehatan.
“Kami imbau warga untuk tidak panik namun tetap waspada. bila mengalami gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, mata perih, atau gangguan kesehatan lainnya, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat,” pungkasnya.(red)












