Tapanuli Tengah

Sparepart Alat Kesehatan di Gudang RSUD Pandan Raib, Direktur Lapor Polisi

913
×

Sparepart Alat Kesehatan di Gudang RSUD Pandan Raib, Direktur Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Tengah Wartaterkini.id – Direktur RSUD Pandan dr Janri Nababan melaporkan dugaan pencurian sejumlah sparepart alat kesehatan ke Polsek Pandan, Tapanuli Tengah setelah menerima laporan kehilangan pada Rabu (24/6/2026) kemarin.

Direktur RSUD Pandan mengatakan, pihaknya langsung meninjau lokasi di gudang lama rumah sakit dan menemukan sejumlah komponen alat kesehatan telah dibongkar serta hilang.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung mengecek ke lokasi dan memang benar ada sparepart alat kesehatan yang sudah dicuri dan dibongkar. Karena itu hari ini kami melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pandan,” ujarnya, Senin (29/6/26) sore.

Adapun barang yang hilang merupakan komponen dari sejumlah alat kesehatan yang sudah lama rusak, di antaranya mesin X-ray, CT Scan, sterilisator, serta lampu operasi.

Menurutnya, hingga kini pihak rumah sakit belum dapat memastikan waktu pasti pencurian terjadi karena lokasi tidak dilengkapi kamera CCTV dan belum ada saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Belum bisa dipastikan kapan terjadinya, karena CCTV tidak ada dan petugas yang kami mintai keterangan juga belum mengetahui pelakunya,” katanya.

Usai menerima laporan kehilangan, manajemen rumah sakit juga telah melakukan pemeriksaan internal dengan memanggil unit yang membidangi gudang dan keamanan. Namun, hingga saat ini belum ditemukan petunjuk mengenai pelaku.

Saat melakukan pemeriksaan di lokasi, pihak rumah sakit menemukan kerusakan ringan pada pintu gudang. Selain itu, barang-barang di dalam gudang tampak berserakan dan kabel-kabel listrik yang berada di plafon juga telah raib diduga diambil pencuri.

Petugas juga menemukan sejumlah botol air mineral, bungkus kopi, serta puntung dan bungkus rokok di lokasi yang diduga telah lama berada di dalam gudang.

Pihak RSUD Pandan berharap kepolisian segera mengungkap kasus tersebut mengingat barang yang hilang merupakan aset milik negara, meski sudah tidak lagi digunakan.

“Kami berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku pencurian ini karena bagaimanapun barang tersebut merupakan milik negara,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *