Tapanuli Tengah

Jaga Ekosistem, PTAR Gandeng Yamantab Gelar Pelatihan Pembuatan Terumbu Karang Artifisial

708
×

Jaga Ekosistem, PTAR Gandeng Yamantab Gelar Pelatihan Pembuatan Terumbu Karang Artifisial

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Tengah, Wartaterkini.id – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Agincourt Resources (PTAR) bersama Yayasan Masyarakat Penjaga Pantai Barat (Yamantab) dan Kelompok Konservasi Laut Nusantara (KKLN) menggelar pelatihan pembuatan terumbu karang artifisial di Tapanuli Tengah, Kamis (25/6).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan para pegiat lingkungan untuk bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem laut, khususnya biota terumbu karang di perairan Teluk Tapian Nauli.

Ketua Yamantab, Damai Mendrofa, mengatakan kondisi terumbu karang di Teluk Tapian Nauli terus mengalami penurunan akibat berbagai faktor, seperti krisis iklim, penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, aktivitas pariwisata, hingga pencemaran sampah.

“Melalui pelatihan ini, kita berharap dapat melakukan rekonstruksi habitat terumbu karang sehingga ekosistem laut tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Damai, kawasan mulai dari Pulau Mursala hingga Pulau Bottot masih memiliki terumbu karang yang perlu dilindungi. Ia menjelaskan, pemulihan kawasan yang rusak dapat dilakukan melalui transplantasi terumbu karang dengan menggunakan media tanam berbahan ramah lingkungan.

“Media tersebut akan menjadi tempat tumbuhnya terumbu karang baru, meski proses pertumbuhannya membutuhkan waktu yang cukup lama,” jelasnya.

Damai juga mengapresiasi komitmen PTAR yang terus mendukung pelestarian lingkungan di Tapanuli Tengah.

“Kami bersyukur PTAR tetap konsisten menjaga kelestarian lingkungan, baik di wilayah laut maupun darat. Semoga langkah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain, baik BUMN maupun swasta,” katanya.

Sementara itu, Manager Biodiversity & Environmental Strategic Development PT Agincourt Resources, Syaiful Anwar, menyatakan pihaknya akan terus mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan masyarakat dan organisasi lingkungan.

“PTAR berkomitmen mendukung setiap langkah para pegiat lingkungan dalam menjaga kelestarian alam, termasuk melalui pelatihan pembuatan media tumbuh terumbu karang berbahan ramah lingkungan,” ujarnya.

Salah seorang peserta pelatihan, Nur Hizriah, mengaku mendapat pengetahuan baru mengenai pentingnya terumbu karang dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

“Pelatihan ini membuat kami semakin memahami pentingnya menjaga habitat laut agar tidak terus mengalami kerusakan,” tuturnya.

Sebelumnya, PTAR bersama Yamantab dan KKLN juga menggelar aksi bersih-bersih sampah di kawasan konservasi hutan mangrove Kalangan. Dalam kegiatan tersebut, puluhan meter kubik sampah berhasil dikumpulkan sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem mangrove di kawasan tersebut.(Raymon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *