Sibolga, Wartaterkini.id – Kebakaran yang melanda Pasar Nauli Sibolga pada Sabtu (11/7/2026) malam mengakibatkan kerugian besar bagi para pedagang.
Salah satunya dialami Rani, pedagang peralatan sekolah, yang mengaku kehilangan seluruh isi dua kios miliknya dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Rani menuturkan, sebelum kebakaran terjadi dirinya masih berada di kios sekitar pukul 21.00 WIB. Ia sempat tidak percaya saat mendapat kabar pasar terbakar.
“Semalam kami masih di sini, makanya sempat tidak percaya ada kebakaran. Semua barang habis terbakar,” ujarnya saat ditemui, Minggu (12/7/2026).

Ia mengaku hanya bisa pasrah menghadapi musibah tersebut dan berharap diberikan kekuatan untuk kembali bangkit.
“Kerugian dua kios ini mencapai ratusan juta rupiah. Isinya semua peralatan sekolah,” katanya.

Rani juga berharap Pemerintah Kota Sibolga segera menyediakan lokasi relokasi sementara agar para pedagang dapat kembali berjualan.
“Kalau tidak jualan, kami mau makan apa. Kami berharap ada lapak sementara untuk berjualan,” ungkapnya.
Keluhan juga disampaikan pedagang pakaian yang menilai tata kelola Pasar Nauli masih semrawut.
Menurut mereka, banyaknya lapak di badan jalan serta keberadaan portal di pintu masuk membuat mobil pemadam kebakaran kesulitan menjangkau titik api saat kebakaran terjadi.
“Seharusnya pedagang yang berjualan di bawah ditertibkan. Ada juga portal di pintu masuk sehingga mobil pemadam sulit masuk,” keluh seorang pedagang.

Selain itu, para pedagang meminta Polres Sibolga meningkatkan pengamanan di lokasi pascakebakaran.
Mereka mengaku sempat mendapati adanya dugaan penjarahan terhadap barang-barang yang masih tersisa di dalam kios.
“Sudah tahu musibah seperti ini, masih ada saja yang menjarah. Sangat disayangkan,” ujar salah seorang pedagang.
Pantauan di lokasi dini hari menunjukkan pedagang menyelamatkan sisa barang dagangan yang masih dapat dibawa pulang, sembari menunggu langkah penanganan dari pemerintah terkait pascakebakaran.(red)












