Sibolga

Pedagang Peralatan Sekolah Rugi Ratusan Juta Akibat Kebakaran Pasar Nauli Sibolga

827
×

Pedagang Peralatan Sekolah Rugi Ratusan Juta Akibat Kebakaran Pasar Nauli Sibolga

Sebarkan artikel ini

Sibolga, Wartaterkini.id – Kebakaran yang melanda Pasar Nauli Sibolga pada Sabtu (11/7/2026) malam mengakibatkan kerugian besar bagi para pedagang.

Salah satunya dialami Rani, pedagang peralatan sekolah, yang mengaku kehilangan seluruh isi dua kios miliknya dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Foto : Kondisi lantai satu Pasar Nauli Sibolga.

Rani menuturkan, sebelum kebakaran terjadi dirinya masih berada di kios sekitar pukul 21.00 WIB. Ia sempat tidak percaya saat mendapat kabar pasar terbakar.

“Semalam kami masih di sini, makanya sempat tidak percaya ada kebakaran. Semua barang habis terbakar,” ujarnya saat ditemui, Minggu (12/7/2026).

Foto: Kondisi lantai 3 Pasar Nauli Sibolga.

Ia mengaku hanya bisa pasrah menghadapi musibah tersebut dan berharap diberikan kekuatan untuk kembali bangkit.

“Kerugian dua kios ini mencapai ratusan juta rupiah. Isinya semua peralatan sekolah,” katanya.

Foto: Kondisi pascakebakaran Pasar Nauli Sibolga.

Rani juga berharap Pemerintah Kota Sibolga segera menyediakan lokasi relokasi sementara agar para pedagang dapat kembali berjualan.

“Kalau tidak jualan, kami mau makan apa. Kami berharap ada lapak sementara untuk berjualan,” ungkapnya.

Keluhan juga disampaikan pedagang pakaian yang menilai tata kelola Pasar Nauli masih semrawut.

Menurut mereka, banyaknya lapak di badan jalan serta keberadaan portal di pintu masuk membuat mobil pemadam kebakaran kesulitan menjangkau titik api saat kebakaran terjadi.

“Seharusnya pedagang yang berjualan di bawah ditertibkan. Ada juga portal di pintu masuk sehingga mobil pemadam sulit masuk,” keluh seorang pedagang.

Foto: Portal di pintu masuk Pasar Nauli Sibolga, menghalangi mobil pemadam untuk ke titik api.

Selain itu, para pedagang meminta Polres Sibolga meningkatkan pengamanan di lokasi pascakebakaran.

Mereka mengaku sempat mendapati adanya dugaan penjarahan terhadap barang-barang yang masih tersisa di dalam kios.

“Sudah tahu musibah seperti ini, masih ada saja yang menjarah. Sangat disayangkan,” ujar salah seorang pedagang.

Pantauan di lokasi dini hari menunjukkan pedagang menyelamatkan sisa barang dagangan yang masih dapat dibawa pulang, sembari menunggu langkah penanganan dari pemerintah terkait pascakebakaran.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *