Tapanuli Tengah, Wartaterkini.id – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air meningkat hingga memasuki permukiman warga di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (25/10/2026).
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng, kondisi tersebut mulai terjadi sejak dini hari. Hingga pukul 12.31 WIB, air masih menggenangi permukiman warga. Sementara itu, tanggul darurat yang terbuat dari pasir dilaporkan mulai terkikis.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Tapteng, Agus Harianto, mengatakan potensi hujan diperkirakan berlangsung hingga malam hari. Untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, personel BPBD telah ditempatkan di sejumlah titik rawan bencana.
“Potensi hujan diprediksi sampai malam hari dan personel sudah diposisikan di tempat-tempat rawan bencana banjir,” ujar Agus.
Ia menyebutkan, terdapat empat kecamatan yang berpotensi terdampak banjir, yakni Pandan, Tukka, Badiri, dan Sarudik. BPBD terus bersiaga serta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.
Agus menambahkan, dapur umum dan lokasi evakuasi telah disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya luapan sungai.
“Untuk saat ini, warga sudah mengungsi secara mandiri ke rumah saudara terdekat. Air juga sudah memasuki permukiman warga di Kelurahan Bonalumban,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Tapanuli Tengah akan terus bersiaga dan berupaya hadir membantu masyarakat dalam menghadapi situasi bencana.(red)












