Sumut

Pemkab Tapteng Raih Peringkat Satu Capaian Realisasi Investasi

442
×

Pemkab Tapteng Raih Peringkat Satu Capaian Realisasi Investasi

Sebarkan artikel ini

Parapat, Wartaterkini.id | Kabupaten Tapanuli Tengah menorehkan prestasi dengan mencatatkan realisasi investasi tertinggi Raih Peringkat 1 Capaian Realisasi Investasi Sebesar Rp. 289.899.990.000 di Provinsi Sumatera Utara tahun 2025.

Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dalam ajang Pekan Inovasi dan Investasi tahun 2026.

Apresiasi ini langsung dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dalam ajang Pekan Inovasi dan Investasi tahun 2026 yang berlangsung di Open Stage Parapat, Kamis (11/6/26).

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi.

Prestasi ini merupakan buah dari konsistensi Pemerintah Tapanuli Tengah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan ramah bagi para penanam modal.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, menekankan pentingnya sinergi antara investasi dan pengembangan UMKM.

Menurutnya, pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Sumatera Utara perlu membawa data UMKM yang sudah memiliki studi kelayakan yang terstruktur.

“UMKM tidak hanya dibina secara umum, tetapi harus dianalisis kelayakannya agar bisa naik kelas dan memiliki daya saing,” ujar Bobby.

Bobby juga memaparkan Pemprov Sumut terus menggenjot daya saing UMKM melalui percepatan digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, kemudahan perizinan, hingga fasilitasi sertifikasi halal.

Sambungnya, Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produk lokal agar mampu bermitra dengan pelaku usaha besar dan menembus pasar yang lebih luas.

Menanggapi capaian tersebut, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, menyampaikan, ini merupakan komitmen dari Pemerintah Tapanuli Tengah yang selalu terbuka dengan para investor yang ingin berinvestasi di Tapanuli Tengah.

Pemerintah Tapanuli Tengah akan selalu mendukung setiap kegiatan ekonomi yang ada. “Tetapi kita menghimbau kepada para pengusaha untuk menjalankan usahanya dengan memperhatikan lingkungan, sosial budaya dan jangan bertentangan dengan hukum,” kata Mahmud.

Tambahnya, sektor perkebunan, energi dan UMKM merupakan menjadi penyumbang investasi yang baik. Besarnya investasi yang masuk ke Tapanuli Tengah dapat membuka lapangan kerja dan mendorong pemerataan pembangunan di berbagai wilayah. Dengan demikian, dapat menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *