Sibolga

Mulai 1 Juni 2026, Pembayaran Pas Pelabuhan Sibolga Wajib Non Tunai

474
×

Mulai 1 Juni 2026, Pembayaran Pas Pelabuhan Sibolga Wajib Non Tunai

Sebarkan artikel ini
Foto: Pembayaran digital melalui QRIS di pelabuhan 1 Juni 2026 diberlakukan.

Sibolga, Wartaterkini.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, serta mendukung program digitalisasi transaksi, pembayaran seluruh Pas Pelabuhan, baik Pas Penumpang maupun Pas Jasa Dermaga, resmi diberlakukan secara cashless (non tunai) mulai 1 Juni 2026.

Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi layanan kepelabuhanan menuju sistem yang lebih modern, cepat, aman, dan transparan. Melalui sistem pembayaran non tunai, pengguna jasa pelabuhan dapat melakukan transaksi menggunakan berbagai metode digital seperti QRIS, kartu debit/ATM, mobile banking, serta dompet digital (e-wallet/e-money) yang terintegrasi dengan sistem pembayaran yang tersedia.

Penerapan transaksi cashless diharapkan mampu mempercepat proses pembayaran, mengurangi antrean di area pelayanan, meningkatkan keamanan transaksi dengan meminimalkan penggunaan uang tunai, serta menciptakan sistem yang lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, langkah ini juga mendukung percepatan digitalisasi layanan publik dan transaksi keuangan yang dicanangkan pemerintah.

Pihak pengelola pelabuhan telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung guna memastikan implementasi sistem pembayaran non tunai berjalan lancar. Petugas juga akan memberikan pendampingan kepada pengguna jasa yang membutuhkan bantuan dalam proses transaksi digital.

“Kami mengajak seluruh pengguna jasa pelabuhan untuk mendukung penerapan pembayaran Pas Pelabuhan secara cashless sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih cepat, mudah, aman, dan modern,” ujar Muhammad Ikhlas selaku Branch Manager PT. Pelindo Sibolga, Minggu (31/5/2026).

Sebelumnya, sosialisasi mengenai mekanisme pembayaran non tunai telah dilakukan secara bertahap kepada masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan guna memastikan proses transisi berjalan dengan baik.

Dengan diberlakukannya sistem pembayaran cashless ini, pelayanan di lingkungan pelabuhan diharapkan semakin efektif serta memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi seluruh pengguna jasa.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *