Tapanuli Tengah, Wartaterkini.id – Asap tebal menyelimuti Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Rabu (14/10/26).
Sebagai langkah siaga Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas Tapanuli Tengah, bagi-bagi masker gratis kepada masyarakat.
Mengantisipasi risiko penurunan kualitas udara serta meminimalisasi dampak buruk asap terhadap kesehatan warga.
Khususnya risiko timbulnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, dan masalah kulit.
Kepala Dinas Tapteng, Lisnawati Panjaitan menyampaikan, tindakan ini mengacu pada instruksi Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu.
“Sesuai arahan Bapak Bupati, kami melakukan pembagian masker di seluruh wilayah kerja UPTD Puskesmas se-Tapanuli Tengah,” kata Lisna.
Lanjutnya, langkah ini merupakan aksi nyata pencegahan dini untuk melindungi kesehatan masyarakat.
“Semua Puskesmas sudah bagikan masker secara gratis sekaligus memberikan edukasi langsung mengenai perlindungan diri dari dampak asap Karhutla,” ujarnya.
Selain pembagian masker secara masif di fasilitas umum, jalan raya, dan titik keramaian, Dinkes Tapanuli Tengah juga telah menyiagakan seluruh pos pelayanan kesehatan dengan langkah-langkah strategis.
Sambung Lisna, salah satunya memastikan kesiapsiagaan logistik dan pelayanan medis, ini mencakup jaminan ketersediaan stok masker, tabung oksigen, serta obat-obatan esensial untuk mengobati gangguan pernapasan dan iritasi.
Kadis Kesehatan Tapteng juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan diri dan keluarga dari dampak buruk paparan asap Karhutla dengan menerapkan pola pencegahan yakni.
Gunakan masker, selalu pakai masker saat terpaksa berada di luar rumah, kurangi Aktivitas di luar ruangan: utamakan beraktivitas di dalam ruangan tertutup.
Jaga asupan makanan dan minuman: perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi untuk memperkuat daya tahan tubuh.
Lindungi mata, hindari menggosok mata saat perih dan gunakan pelindung mata jika diperlukan.
Hindari berkendara jika tidak perlu, kurangi bepergian mengingat jarak pandang dan kualitas udara yang kurang baik.
Pantau Informasi Resmi : Tetap mengikuti perkembangan situasi dari sumber resmi pemerintah.
Lisnawati mengingatkan warga agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan keluhan medis.
“Kami imbau warga untuk tidak panik namun tetap waspada. Bila terjadi gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, mata perih, atau gangguan kesehatan, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” pungkasnya.(red)












