Sibolga

PIC Yayasan Generasi Emas Sibolga Tapanuli Bantah Pernyataan Ka SPPG Aek Parombunan 2

429
×

PIC Yayasan Generasi Emas Sibolga Tapanuli Bantah Pernyataan Ka SPPG Aek Parombunan 2

Sebarkan artikel ini
Foto : SPPG Aek Parombunan 2, Kota Sibolga.

Sibolga, Wartaterkini.id – Viral di tengah masyarakat bahkan di media sosial, Abri Ady Tri Putra Bungsu selaku Kepala SPPG Aek Parombunan 2, dibalik video permintaan maafnya yang terekam saat bermain judol (Judi Online) dan Membawa Perempuan ke Kamar KA SPPG. dirinya menyampaikan mengaku mengalami tekanan psikologis dalam menjalankan operasional dapur SPPG.

Dikarenakan, adanya tekanan dari pihak yayasan Generasi Emas Sibolga – Tapanuli, yang menurutnya kerap menjadikan video viral tersebut sebagai alat penekanan dalam berbagai kebijakan dan kegiatan operasional.

Abri juga menyinggung sejumlah persoalan internal yang disebutnya bertentangan dengan prosedur dan SOP BGN, mulai dari bahan baku yang dinilai tidak sesuai standar mutu, fasilitas dapur yang belum memenuhi juknis, hingga keterlambatan distribusi bahan baku.

Akibatnya, distribusi makanan dari dapur SPPG yang dikelolanya disebut pernah berlangsung hingga sore menjelang malam. Selain itu, ia juga menyinggung dugaan mark-up harga serta laporan pembelajaran yang tidak sesuai waktu.

“Didalam diri saya timbul pergolakan, apakah saya membiarkan semua ini atau menyelamatkan kepentingan pribadi saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ganda Anugerah , pihak yayasan Generasi Emas Sibolga – Tapanuli, menyampaikan, bahwasanya pernyataan dari Kepala SPPG Aek Parombunan 2, Ardi Ady Tri Putra Bungsu, sepenuhnya tidak benar.

“Alhamdulillah tidak lah benar Bg, saya bertanggung jawab atas ucapan saya,” sebut Ganda, saat dihubungi wartawan melalui pesan whatsAppnya, Selasa (26/5/2026).

“Saya tidak pernah melakukan tekanan terhadap KA SPPG, sejauh ini ucapan saya Alhamdulillah masih normal, malahan saya lebih sering bertanya kepada Kepala SPPG dibandingkan berucap,” tambahnya.

Disampaikannya, terkait SOP dapur merupakan tugas Kepala SPPG untuk menerapkannya karena dia berperan selama Operasional hingga Distribusi program MBG. Serta bahan baku yang tidak sesuai, itu juga merupakan kinerja dari KA SPPG & Ahli gizi, karena barang yang masuk kedalam dapur melalui proses Penyortiran, dan Bahan yang digunakan layak.

“Kami sebagai mitra selalu berupaya melengkapi, agar pekerjaan relawan berjalan lancar, terkadang ada yang harus kita pesan di wilayah Jawa sehingga butuh waktu, namun untuk barang atau peralatan yang ada dijual disekitar sibolga Tapteng, segera langsung kami penuhi,” sebutnya.

Dijelaskannya kembali, soal keterlambatan bahan baku untuk keperluan dapur, pihaknya tidak membantah akan hal itu. Itupun terjadi saat awal makanan basah terjadi, dan apabila bahan tersebut Langkah atau susah di dapat kami sering berkordinasi dengan Ahli gizi untuk mencari solusi terkait opsi untuk menggunakan bahan-bahan yang ada dan mudah di dapat.

“Pengantaran hingga sore, itu merupakan kinerja Kepala SPPG untuk melakukan langkah-langkah preventif, Sebagai tanggung jawab nya sebagai KA SPPG.

Kami dituduh mark-up harga, itu tidak lah benar, alhamdulillah sejauh ini kami tidak melebihi pagu. Namun dana pribadi kami yang sering terpakai untuk memenuhi menu-menu yang diluar Pagu anggaran yang disediakan. Hal ini kami ikhlas kan agar MBG berjalan lancar di dapur kami SPPG Aek Parombunan 2,” jelasnya.

Terkait kinerja hingga perbuatan Kepala SPPG Aek Parombunan 2, pihaknya sudah pernah melaporkan ke Korwil Sibolga dan Kareg Sumut hingga ke Akun SIDAK BGN, namun belum ada tindakan.

“Jangan karena persoalan pribadi atau Oknum KA SPPG, dia mencari Alasan-alasan pembenaran untuk membela diri. Laporan ini sudah saya layangkan di awal April hingga awal Mei 2026 kemarin, dan masih menunggu hasil dari BGN,” ucapnya.

“Bahkan semua sudah saya tutupi agar di proses secara internal saja. Walaupun saya sebagai Mitra MBG mendapatkan tekanan dari masyarakat atas Perbuatan Kepala SPPG tersebut,” ungkapnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *